Logo Daihatsu
Menu

Bahaya Bila Suhu Rem Cakram Mobil Terlalu Panas

Otomotif

2022-05-13

rem cakram mobil panas

Pada saat berkendara, sudah seharusnya Anda memeriksa semua komponen mobil. Terlebih lagi fungsi remnya haruslah bisa bekerja secara optimal. Rem mobil haruslah pakem agar tidak menimbulkan terjadinya bahaya saat berkendara.

Pada proses pengereman seperti ini, terdapat adanya gesekan yang terjadi di rem cakram pada mobil. Apabila suhu rem cakram mobil terlalu panas, maka bisa menimbulkan beberapa hal yang justru membahayakan pengendaranya.

Inilah Akibat Suhu Rem Cakram Mobil Terlalu Panas

Rem pada mobil hanya memerlukan waktu sekitar 0,2 detik agar mekanikal rem bekerja. Kemudian tekanan pada pedal rem nantinya akan dibantu oleh booster rem untuk menekan piston di master rem.  Tekanan ini akan diteruskan brake fluid menuju piston di kaliper rem. Piston ini akan mendorong kampas rem agar bergesekan dengan cakram rem.

Gesekan inilah yang mengakibatkan suhu rem cakram bisa semakin meningkat. Suhu yang meningkatkan ini bisa menimbulkan panas yang cukup tinggi, yaitu mencapai 200 derajat celcius. Sudah pasti, suhu yang panas ini bisa berakibat fatal pada proses pengereman. Bisa saja menyebabkan rem blong atau rem menjadi kurang pakem.

Akibat dari suhu yang panas ini dapat membuat material kampas rem menjadi keras, sehingga piringan cakram yang mengalami gesekan membuat kinerja rem menjadi tidak sempurna. Saat pengereman terganggu seperti ini, dapat membuat perlambatan laju mobil Anda menjadi kurang sempurna.

Kondisi rem yang tidak pakem akibat suhu rem cakram mobil terlalu panas seperti ini tidak bisa digunakan saat dalam kondisi yang darurat. Selain itu rem cakram yang terlalu panas bisa membuat piringan cakram mengalami pemuaian secara berlebihan. Akibatnya piringan cakram terus menerus akan bergesekan dengan kampas rem.

Tak hanya membahayakan keselamatan pengendara saja, cakram rem yang terlalu panas ini juga bisa membuat komponen lain menjadi kurang awet. Seperti komponen sil atau bahkan selang rem. Cakram rem yang panas memang wajar terjadi, namun jika suhunya semakin meningkat dan berlebihan justru akan membahayakan.

Suhu cakram  rem yang panas ini bisa terjadi karena digunakan secara terus menerus. Gesekan secara terus menerus inilah yang menghasilkan suhu panas terus meningkat secara drastis. Selain itu tidak adanya hembusan angin yang masuk bis mempengaruhi suhu panas cakram rem semakin meningkat.

Cakram rem yang memiliki suhu panas berlebihan juga bisa dipicu saat penggantian kampas yang tidak tepat. Bahkan kurangnya perawatan komponennya bisa menjadikan kotoran dan debu menumpuk di area sekitar mekanisme rem. Inilah yang menjadi salah satu masalah menyebabkan rem cakram panas.

Tips Saat Rem Kurang Pakem

Tips yang perlu Anda lakukan saat rem menjadi kurang pakem saat berkendara adalah mengurangi kecepatan lajunya. Melaju dengan kecepatan yang tinggi  dan melakukan pengereman secara mendadak, menjadi salah satu hal yang dapat membuat suhu rem cakram semakin meningkat.

Pada saat rem mobil sudah bekerja lebih keras, akan lebih baik Anda mengurangi laju kendaraan. Ini dilakukan dengan tujuan agar rem cakram tetap berada di suhu normal. Mengurangi laju kendaraan menjadi cara yang cukup ampuh untuk mengatasi suhu rem cakram yang terlalu panas.

Segera memanggil teknisi yang handal jika pengereman dirasa tidak bekerja secara optimal. Tambah wawasan seputar otomotif dan perawatan kendaraan melalui laman berikut ini. Pastikan untuk selalu merawat semua komponen pengereman agar tidak terjadi hal yang membahayakan keselamatan Anda.


Tag

Otomotif

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

Keuntungan dan Kerugian Mesin Diesel

2020-12-03

Di dunia otomotif, kita mengenal dua jenis mesin. Yang pertama adalah mesin diesel dan yang kedua adalah mesin bensin. Di Indonesia sendiri kebanyakan mobil pribadi meng

thumbnail

Balai Uji Mobil Bertaraf Internasional Akan Dibangun Tahun 2022

2021-09-30

Balai uji mobil bertaraf internasional kabarnya akan dibangun mulai Februari 2022 di Bekasi. Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat sedang

thumbnail

Mengenal Komponen Sistem Bahan Bakar Konvensional & Fungsinya

2020-11-17

Meski sempat tersohor di awal tahun 1980-an, sistem bahan bakar konvensional kini masih digunakan di beberapa moda transportasi baik pada roda empat maupun roda dua. Sal

thumbnail

Perbedaaan Antara Cakram Ventilated dan Cakram Slotted

2022-04-07

Semua jenis kendaraan pastinya dilengkapi dengan adanya rem. Keselamatan pengguna kendaraan akan lebih terjamin jika terdapat rem yang pakem. Rem cakram yang digunakan p