Tips Sahabat

Kapan Harus Ganti Oli Power Steering? Ini Tanda Saatnya Diganti

05 Maret 2026
Kapan Harus Ganti Oli Power Steering? Ini Tanda Saatnya Diganti

Sistem kemudi yang terasa ringan dan responsif bukan terjadi begitu saja. Ada komponen penting yang bekerja di baliknya, salah satunya adalah oli power steering. Sayangnya, banyak pemilik mobil masih mengabaikan perawatan komponen ini karena fokus pada oli mesin saja.

Padahal, mengganti oli power steering secara berkala sangat penting untuk menjaga performa sistem kemudi tetap optimal. Jika terlambat diganti, setir bisa terasa berat, muncul bunyi dengung, bahkan berisiko merusak pompa power steering.

Lalu, sebenarnya kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli power steering? Berikut penjelasan lengkapnya.

Apa Itu Oli Power Steering dan Fungsinya?

Oli power steering adalah cairan hidrolik yang berfungsi membantu sistem kemudi agar setir terasa lebih ringan saat diputar. Cairan ini bekerja dengan memberikan tekanan pada sistem hidrolik sehingga pengemudi tidak perlu mengeluarkan tenaga besar, terutama saat parkir atau bermanuver di kecepatan rendah. Oli power steering memiliki berbagai jenis tingkat kekentalan jadi ini perlu dikonsultasikan di bengkel tempat Sahabat memeriksanya.

Pada mobil modern, sistem power steering umumnya terdiri dari:

  • Pompa power steering
  • Reservoir (tabung oli)
  • Selang tekanan tinggi dan rendah
  • Rack steer

Jika oli dalam sistem ini kotor atau berkurang, performa kemudi bisa menurun drastis.

Kapan Harus Mengganti Oli Power Steering?

Secara umum, penggantian oli power steering disarankan setiap 40.000–80.000 km, tergantung jenis kendaraan dan rekomendasi pabrikan. Beberapa merek mobil seperti  Daihatsu biasanya mencantumkan interval penggantian dalam buku servis kendaraan.

Namun, selain patokan kilometer, ada tanda-tanda tertentu yang menunjukkan oli power steering sudah waktunya diganti.

Tanda-Tanda Oli Power Steering Harus Diganti

Berikut beberapa ciri umum yang wajib Anda waspadai:

1. Setir Terasa Lebih Berat

Jika setir terasa lebih berat dari biasanya, terutama saat parkir atau putar balik, bisa jadi oli power steering sudah menurun kualitasnya atau volumenya berkurang.

2. Muncul Bunyi Dengung Saat Setir Diputar

Suara dengung atau mendesing dari area mesin saat setir diputar adalah indikasi tekanan hidrolik tidak bekerja optimal. Penyebabnya bisa karena oli sudah kotor atau terlalu encer.

3. Warna Oli Menghitam

Oli power steering yang masih bagus biasanya berwarna merah atau agak bening (tergantung jenisnya). Jika berubah menjadi cokelat gelap atau hitam, itu tanda oli sudah terkontaminasi dan harus segera diganti.

4. Tercium Bau Terbakar

Bau terbakar bisa muncul jika oli mengalami overheat. Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena berpotensi merusak pompa power steering.

5. Terjadi Kebocoran

Jika Anda menemukan noda oli di bawah mobil, segera cek sistem power steering. Kekurangan cairan bisa membuat sistem cepat aus.

Risiko Jika Terlambat Mengganti Oli Power Steering

Menunda mengganti oli powersteering bisa berdampak serius, antara lain:

  • Kerusakan pompa power steering
  • Biaya perbaikan lebih mahal
  • Kemudi tidak stabil
  • Risiko kecelakaan meningkat

Jika terlihat kotor atau volumenya berkurang drastis, sebaiknya segera lakukan penggantian.

Tips Aman Saat Mengganti Oli Powersteering

Agar hasilnya optimal, perhatikan beberapa hal berikut:

  • Gunakan oli sesuai spesifikasi pabrikan agar kekentalannya sesuai.
  • Jangan mencampur jenis oli berbeda
  • Lakukan flushing jika oli sudah sangat kotor
  • Periksa juga kondisi selang dan pompa

Untuk hasil maksimal, disarankan melakukan penggantian di bengkel terpercaya agar sistem benar-benar bersih dari sisa endapan.

Kesimpulan

Mengganti oli power steering bukanlah perawatan yang bisa diabaikan. Meski tidak sesering ganti oli mesin, komponen ini tetap memiliki peran vital dalam kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Idealnya, penggantian dilakukan setiap 40.000–80.000 km atau ketika muncul tanda-tanda seperti setir berat, bunyi dengung, dan perubahan warna oli. Dengan perawatan rutin, sistem kemudi akan tetap responsif, komponen lebih awet, dan biaya perbaikan besar bisa dihindari.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Oli Power Steering Mobil Terbaik 2024, Yuk Catat!

Ingat, kemudi yang ringan bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga soal kontrol dan keselamatan di jalan. Jadi, jangan tunda lagi jika sudah waktunya mengganti oli power steering mobil Anda.

Tips Sahabat Lainnya
biaya balik nama mobil bekas 2026
Biaya Balik Nama Mobil Bekas 2026, Ini Syarat dan Caranya!
Biaya balik nama mobil kini menjadi lebih ringan karena pemerintah telah menghapus Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk mobil bekas di seluruh Indonesia. Kebijakan yang mengacu pada UU No.
Cara Cek Pajak Kendaraan Banten Terbaru, Bisa Online Lho!
Cara Cek Pajak Kendaraan Banten Terbaru, Bisa Online Lho!
Cek pajak kendaraan perlu dilakukan secara rutin agar tidak terlewat dari batas waktu pembayaran. Pajak kendaraan bermotor (PKB) wajib dibayar secara berkala setiap tahun dan 5 tahun sekali. Jika samp
Arti Rambu Jalan Tol, Warna, dan Jenisnya, Yuk Pahami!
Arti Rambu Jalan Tol, Warna, dan Jenisnya, Yuk Pahami!
Saat melintasi jalan tol, pengendara akan menemukan berbagai rambu dengan warna, simbol, dan bentuk yang berbeda. Setiap rambu tersebut memiliki arti dan fungsi penting untuk memberikan informasi, pet
rambu petunjuk lalu lintas
Ketahui Rambu Petunjuk Lalu Lintas dan Artinya untuk Pengendara
Saat berkendara di jalan raya, kita pasti sering melihat papan berwarna hijau, biru, atau cokelat dengan berbagai tulisan dan simbol. Nah, itulah yang disebut rambu petunjuk lalu lintas. Meski terliha
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami