Tips Sahabat

Mengenal Komponen dan Fungsi Sistem Kontrol Emisi Gas Buang

10 April 2025
emisi gas

Sebagian besar dari kita mungkin masih belum begitu paham tentang fungsi dari sistem kontrol emisi gas buang. Secara garis besar, fungsi utama dari sistem ini adalah membuang gas hasil pembakaran. Namun, sebelum kita membahas lebih dalam mengenai fungsi kontrol emisi gas buang, kali ini kita akan membahas emisi gas buang mobil terlebih dahulu.

Emisi gas buang merupakan sisa pembakaran yang terjadi di mesin pembakaran alias internal combustion engine. Dikeluarkan melalui knalpot, emisi gas buang ini punya sejumlah unsur kimia, seperti air, karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida, dan hidrokarbon.

Dalam beberapa senyawa tersebut, terdapat karbon monoksida, karbon dioksida, nitrogen oksida, dan hidrokarbon jadi senyawa yang mencemari lingkungan. Nah, di Indonesia, ada ada dua senyawa yang menjadi fokus dalam pengujian emisi gas buang, yakni karbon monoksida dan hidrokarbon yang dinilai berbahaya dan bisa memicu penyakit.

Fungsi Sistem Kontrol Emisi Gas Buang

Emisi gas buang dikeluarkan oleh knalpot yang tersusun oleh beberapa komponen utama, yaitu exhaust manifold atau yang lebih dikenal dengan header, pipa gas buang atau exhaust pipe, catalytic converter, resonator, muffler, dan muffler tip.

Nah, dari komponen-komponen tersebut punya fungsi dan perannya masing-masing. Header merupakan komponen ini bertugas untuk mengumpulkan gas buang dari semua ruang bakar dan mengalirkannya ke pipa gas buang.

Sedangkan catalytic converter berguna untuk mengurangi jumlah karbon monoksida, hidrokarbon, dan nitrogen oksida yang terkandung pada gas buang. Sementara resonator berfungsi untuk meredam suara ledakan gas buang dan membuat back pressure.

Jadi, bagaimana sistem emisi gas buang berfungsi pada sebuah kendaraan? Fungsi sistem kontrol emisi gas buang adalah memastikan hasil pembakaran yang dikeluarkan dari sebuah kendaraan disalurkan dengan baik dengan gas buang yang tidak berbahaya bagi lingkungan.

Tips Merawat Knalpot Mobil

Setelah mengetahui pentingnya tugas dan fungsi dari komponen-komponen yang ada pada sistem kontrol emisi gas buang, yuk, ketahui juga tentang cara merawatnya.

Tak hanya berguna untuk mengontrol emisi gas buang, nyatanya knalpot juga mampu membuat tampilan makin keren serta menambah performa kendaraan berkat pembuangan yang sempurna. Nah, inilah cara merawat knalpot mobil yang perlu sahabat tahu.

Pemberian Oli

Oli berfungsi untuk membuat kondisi silencer tetap basah sehingga karat tidak akan muncul. Berikan oli ke dalam lubang knalpot saat knalpot dalam kondisi panas. Sahabat bisa memanaskan mobil terlebih dahulu dan berikan sekitar 500 ml.

Cek Drainase Knalpot

Tips berikutnya yang bisa sahabat lakukan adalah memeriksa drainase secara rutin. Perlu sahabat ketahui, lubang drainase ini berguna untuk menampung air yang masuk ke dalam silencer agar tidak tergenang.

Nah, pengecekan ini berfungsi untuk memastikan jika drainase tidak tersumbat. Caranya juga terbilang mudah, sahabat cukup memasukkan lidi ke dalamnya. Jika terasa tidak ada hambatan, berarti drainase berfungsi dengan maksimal.

Segera Keringkan Knalpot

Segera keringkan knalpot setelah mobil sahabat melewati genangan air atau mengemudi saat hujan. Jika tidak segera dikeringkan, knalpot akan lebih mudah menjadi keropos terkena air hujan. Setelah dikeringkan pada bagian luarnya, sahabat juga harus mengeringkan bagian dalam dengan memanaskan mesin mobil tersebut.

Amplas Knalpot

Jika knalpot sudah terlanjur terkena karat, hilangkan karat tersebut dengan menggunakan amplas. Sahabat bisa menyemprotkan cairan penghilang karat pada knalpot mobil tersebut lalu gosok dengan menggunakan amplas. Cairan ini tidak boleh terlalu sering digunakan karena sifatnya yang korosif dan bisa mengikis lapisan knalpot.

Nah, itulah hal-hal yang perlu sahabat perhatikan untuk menjaga fungsi sistem kontrol emisi gas buang tetap berfungsi optimal. Jadi, selalu lakukan perawatan secara teratur, ya!

Penulis : Rizkita Darajat

Tips Sahabat Lainnya
Penjelasan SIM B untuk Pengendara Apa
Penjelasan SIM B untuk Pengendara Apa, Serta Syarat Pembuatannya
Bagi pengendara kendaraan besar seperti truk, bus, atau kendaraan angkutan barang, memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai adalah hal wajib. Salah satu jenis SIM yang digunakan untuk kendaraan
Penyebab Setir Mobil Bergetar Saat Diam Dan Cara Mengatasinya
Penyebab Setir Mobil Bergetar Saat Diam Dan Cara Mengatasinya
Setir mobil yang bergetar saat mobil diam sering membuat pengemudi khawatir. Kondisi ini biasanya terasa ketika mesin hidup, mobil sedang idle di lampu merah, atau saat AC dinyal
membayar pajak dengan whatsapp
Bayar Pajak Kendaraan Lewat WhatsApp Kini Bisa Dilakukan Khusus Warga Jabar
Masyarakat Jawa Barat kini semakin dimudahkan dalam mengurus kewajiban pajak kendaraan bermotor. Jika sebelumnya wajib pajak harus datang ke kantor Samsat atau menggunakan aplikasi tertentu, sekarang
Cara Cetak STNK Online Dengan Aplikasi Signal
Cara Cetak STNK Online Setelah Bayar Pajak Praktis dan Mudah
Membayar pajak kendaraan kini tidak lagi harus antri lama di kantor Samsat. Berkat layanan digital seperti aplikasi SIGNAL dan Sapawarga di Jawa Barat, pemilik kendaraan bisa melakukan pembayaran paja
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami