Logo Daihatsu
Menu

Pengertian Overhaul Mesin Mobil dan Cara Mengatasinya

Otomotif

2024-01-10

Pengertian overhaul mesin mobil

Mesin, sebagai komponen kritis dalam berbagai kendaraan dan mesin industri, memegang peran vital dalam menentukan kinerja dan daya tahan sebuah sistem. Seiring berjalannya waktu, mesin dapat mengalami penurunan kinerja, keausan, dan potensi kegagalan. Itulah sebabnya penting untuk memahami dan menerapkan konsep overhaul mesin.

Overhaul mesin bukan hanya tindakan perbaikan, melainkan investasi untuk memastikan keandalan, efisiensi, dan umur panjang mesin. Istilah ini banyak digunakan di bengkel dan erat kaitannya dengan mesin. Mesin mobil yang cepat panas umumnya dapat mengakibatkan overhaul. Lantas apa itu overhaul mesin? 

Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap mengenai pengertian overhaul, tujuannya, dan cara mengatasinya.

Pengertian Overhaul atau Turun Mesin

Overhaul adalah metode perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi masalah mesin kendaraan yang mengalami penuruan performa atau yang umumnya disebut sebagai turun mesin pada  kendaraan. Proses overhaul ini melibatkan penggantian komponen-komponen mesin yang mengalami masalah, dengan tujuan memulihkan kembali kinerja optimal mesin.

Konsep overhaul merupakan istilah untuk proses pelepasan mesin dari sasisnya, dengan tujuan untuk diperiksa serta ditangani masalahnya. 

Jadi, bisa dibilang overhaul mesin mobil adalah salah satu cara perbaikan yang dilakukan untuk mengatasi masalah kendaraan yang mengalami penurunan performa. 

Istilah ini mungkin terdengar cukup menyeramkan bagi para pengguna mobil, sebab bisa jadi memakan biaya yang lumayan besar. Namun proses tersebut bisa memperbaiki masalah mobil sehingga dapat digunakan seperti sedia kala.

Dengan pelepasan mesin dari sasis kendaraan, maka para teknisi mampu memeriksa dengan lebih detail setiap komponen di dalam mesin mobil. Sehingga masalah pada mesin pun bisa dengan mudah diidentifikasi serta dilakukan perbaikan. 

Tujuan Melakukan Overhaul 

Secara garis besar overhaul bertujuan untuk mengembalikan performa mobil. Overhaul ini dilakukan ketika mesin mobil mengalami kerusakan berat. 

Di mana setelah pembongkaran pada mesin mobil, maka akan dilakukan pemeriksaan menyeluruh secara seksama. 

Cara Mengatasi Overhaul

Cara mengatasi overhaul adalah dengan membersihkan bagian ruang bakar dari sisa karbon, mengatur ulang dudukan klep atau katup, serta melakukan pemeriksaan pada setiap komponen di dalam mesin. 

Hal ini dilakukan untuk mendapatkan data yang akurat mengenai mesin serta menentukan langkah selanjutnya, apakah komponen tersebut perlu diganti, direparasi, atau dibersihkan saja.

Jenis Overhaul

Secara umum, overhaul terbagi menjadi dua macam yaitu overhaul total dan semi. Di mana overhaul total merupakan pembongkaran mesin secara keseluruhan yang meliputi blok silinder, kepala silinder, dan lain sebagainya. 

Sedangkan semi overhaul yakni pembongkaran yang dilakukan pada sebagian mesin mobil. Misalnya pada bagian silinder saja (tanpa membuka blok silinder).

Ciri-ciri mobil Harus Melakukan Overhaul atau Turun Mesin

Ada beberapa tanda yang bisa dilihat apabila mobil Anda perlu dilakukan overhaul.

1. Asap Knalpot Berwarna Putih

Salah satu tandanya yaitu muncul asap berwarna putih dari knalpot, di mana aroma dari asap tersebut juga tidak sedap layaknya bau besi terbakar. 

Apabila Anda menemukan kasus seperti ini, bisa jadi terdapat kerusakan pada bagian piston yang akan berakibat pada penurunan kinerja mesin. Bahkan bisa jadi membuat mesin mati secara mendadak dan tidak bisa dihidupkan kembali.

Biasanya hal tersebut banyak terjadi pada mesin tua, namun tidak menutup kemungkinan mobil baru yang tidak dilakukan perawatan secara berkala juga bisa mengalaminya. 

Apabila sudah terjadi demikian, maka penting untuk melakukan overhaul atau turun mesin untuk mengatasi yang ada di dalam mesin mobil tersebut.

Baca juga: Asap Knalpot Hitam: Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

2. Suhu Mesin Meningkat

Selain keluar asap berwarna putih dari knalpot, tanda lain yang bisa Anda identifikasi untuk segera melakukan overhaul yaitu overheat

Suhu mesin yang terus menerus meningkat dan cepat sekali panas meskipun digunakan dengan laju kecepatan yang rendah, bisa menimbulkan overheat yang membuat mesin mobil bisa saja mati secara mendadak.

Apabila overheat terjadi, Anda tidak disarankan untuk langsung menyalakannya kembali karena bisa mengakibatkan mesin semakin panas. 

Sebaliknya tunggu suhu panas mesin menurun dan kembali pada kondisi normal terlebih dahulu. Perhatikan juga sistem pendingin pada mobil, karena overheat banyak terjadi akibat kebocoran pada radiator.

Baca juga: Jaga Temperatur Mobil Agar Tetap Dingin dengan 6 Cara

3. Air Radiator Berkurang Drastis

Kemudian bila air radiator berkurang secara drastis atau air radiator berminyak, maka kedua hal ini juga bisa menjadi tanda bahwa kendaraan Anda membutuhkan overhaul mobil. 

Air radiator yang berkurang secara drastis sendiri merupakan akibat dari overheat yang dibiarkan, dan terus menerus terjadi. Air radiator yang habis ini bisa berdampak langsung pada komponen mesin.

Sedangkan air radiator yang berminyak biasanya terjadi karena terdapat oli yang masuk ke bagian saluran air radiator. 

Air tersebut bisa menyebabkan korosi di sekitar kepala silinder dan harus segera diperbaiki dengan mengganti kepala silinder yang baru. 

Namun jika oli sudah benar benar tercampur dengan air radiator, maka mobil perlu mengalami overhaul.

Baca juga: Kenali Cara Merawat Radiator Biar Tidak Overheating!

4. Busi Penuh Oli

Tanda terakhir yang bisa Anda identifikasi apabila mesin mobil membutuhkan overhaul yaitu busi yang selalu diliputi oleh oli. 

Kondisi busi yang selalu diliputi oleh oli ini bisa mengindikasikan bahwa oli telah tercampur di ruang kompresi. 

Dan bila hal ini dibiarkan, maka oli bisa terbakar sehingga akan cepat habis meskipun mobil hanya digunakan sebentar.

Berapa Biaya Turun Mesin Mobil?

Layanan untuk menangani penurunan performa mesin pada mobil ditawarkan dengan rentang harga antara Rp 2.000.000 hingga Rp 5.000.000. Biaya komponen yang mungkin perlu diganti berkisar antara Rp 5.000.000 hingga Rp 10.000.000. Apabila diperlukan penggantian packing set, biayanya adalah sekitar Rp 1.500.000, sementara untuk penggantian piston dikenakan biaya sebesar Rp 1.800.000.

Berapa biaya turun mesin motor?

Secara umum, biaya yang dibutuhkan untuk melakukan turun mesin pada sepeda motor berkisar antara Rp150.000 hingga Rp1.500.000. Penting untuk diingat bahwa besarnya biaya tersebut bergantung pada tingkat kerusakan, jenis komponen yang perlu diganti, dan merek motor yang dimiliki oleh pemiliknya.

Nah itu dia informasi lengkap mengenai penjelasan overhaul pada mesin kendaraan. Meskipun overhaul sering dianggap menyeramkan bagi para pemilik mobil, namun hal ini sebenarnya sangat penting untuk menjaga performa mobil. 

Jadi bila Anda menemukan kendala seperti overheat, air radiator yang berkurang drastis, dan lain sebagainya, maka jangan ragu untuk melakukan overhaul demi menjaga kinerja dari kendaraan Anda.


Tag

Otomotif

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

Naik Mobil dari Jakarta ke Bali? Ini Rute dan Tipsnya

2020-10-29

Jika membayangkan jauhnya jarak Jakarta Bali, tentunya banyak yang ingin perjalanan lebih singkat dengan naik pesawat. Namun saat

thumbnail

Penyebab Oli Mesin Bisa Tercampur Dengan Air Radiator

2022-04-28

Bagi pemilik kendaraan, apabila oli mesin bercampur dengan air menjadi salah satu hal yang paling ditakuti. Bagaimana tidak? Oli pada mesin yang tercampur dengan air ini

thumbnail

Ciri-Ciri Master Rem Mobil Rusak dan Cara Mengatasinya

2024-01-31

Ketika Anda mempunyai mobil, maka sangat penting agar memahami sejumlah informasi penting termasuk berkaitan dengan komponen di dalamnya. Salah satu komponen penting

thumbnail

4 Cara Memperbaiki Dinamo Starter Mobil Rusak yang Bisa Diterapkan

2021-01-12

Pengendara mobil mana yang tidak akan panik ketika kendaraannya tidak mau distarter atau lebih dikenal mogok? Agar tidak salah langkah, berikut cara mengatasi mobil tida