Logo Daihatsu
Menu

5 Tips Backpacker Sendirian: Me Time Sekaligus Holiday!

Travel

2020-11-20

tips backpacker sendirian

Meskipun pada awalnya backpacker identik dengan perjalanan independen yang benar-benar dilakukan seorang diri, tetapi kini banyak backpacker yang melakukan perjalanan secara bergerombol bahkan satu komunitas. Dengan tetap tanpa menggunakan agen perjalanan, backpacker yang berwisata dengan komunitasnya, tetap mendapatkan pengalaman yang sama, yaitu mandiri dan mempersiapkan segala kebutuhan dengan ringkas.

Akan tetapi, bagi Sahabat yang ingin melakukan perjalanan sendiri karena ingin mendapatkan tantangan lebih, tentu saja itu akan memiliki lebih banyak persiapan. Namun, Sahabat bisa nih menilik beberapa tips backpacker berikut supaya perjalanan tetap aman dan menyenangkan meskipun sendirian.

Manfaatkan Promo Tiket dan Penginapan

Jika Sahabat berasal dari Jakarta lalu ingin berwisata ke Karimunjawa sebagai backpacker dan sendirian, tidak mungkin berjalan kaki saja, bukan? Backpacker memang identik dengan penghematan biaya, tetapi tidak perlu melakukannya dengan begitu ekstrim. Tidak ada larangan sebagai seorang backpacker untuk menggunakan transportasi umum seperti kereta api hingga pesawat. Yang penting, seorang backpacker harus memperhatikan kemandirian agar pengalaman yang didapatkan maksimal.

Seorang backpacker dikenal sebagai smart traveler karena dia bisa memanfaatkan situasi dengan baik, misalnya seperti promo tiket transportasi murah hingga promo penginapan murah. Ketika di tempat wisata, backpacker memang bisa menggunakan transportasi apa saja yang penting mobilitas yang lebih tinggi dibanding wisatawan yang menggunakan agen perjalanan bisa terpenuhi. Bahkan, backpacker juga bisa membaur dengan warga lokal dan ketika dengan sopan meminta izin, dia akan menginap di rumah warga. Wah, bisa mendapatkan kenalan baru ya!

Persiapkan Barang Bawaan Seperlunya

Yang penting bagi seorang backpacker adalah ringkas dan bisa ke mana-mana tanpa merasa ribet. Maka dari itu, tas ransel menjadi kunci untuk membawa barang kebutuhan. Karena biasanya tas ransel tidak memiliki ruang yang lebih luas dibanding koper, makanya seorang backpacker dilarang membawa barang yang tidak terlalu perlu. Bahkan, baju yang dibawa pun disarankan hanya seperlunya saja, mereka bisa menerapkan cuci-kering-pakai. Hal esensial lain setelah baju adalah alat pelindung hujan, seperti payung atau jas hujan karena bisa saja ketika di perjalanan menunggu kendaraan umum turun hujan, kan?

Mencari Tahu Wilayah Tujuan

Riset mengenai tempat tujuan sangat penting dilakukan oleh seorang backpacker. Mereka harus tahu bagaimana iklim atau cuaca di tempat tersebut, bagaimana keamanan bagi wisatawan independen, hingga seberapa murah harga makanan dan kendaraan umum di sana. Sebagai untuk menghemat biaya, riset tersebut dilakukan juga berguna untuk tahu seberapa lama waktu yang ditempuh dari satu tempat ke tempat lain sehingga bisa merencanakan jadwal perjalanan dalam sehari itu akan ke mana saja.

Bergabung di Komunitas Backpacker

Bergabung di suatu komunitas untuk backpacker tidak harus melakukan perjalanan dengan komunitas tersebut. Namun, di komunitas tersebut biasanya para anggota akan membagikan pengalaman pribadinya ketika backpacking ke suatu tempat, seperti seberapa biaya yang dihabiskan, di mana saja dia menginap, bagaimana keramahan warganya, hingga sudut mana saja yang asyik untuk dikunjungi seorang backpacker. Bergabung di komunitas, selain menambah wawasan mengenai suatu tempat, juga menemukan keluarga baru kan, Sahabat?

Persiapan Fisik dan Mental

Tidak bisa tidur di perjalanan seperti halnya wisatawan yang naik bus bersama rombongan, tentu saja persiapan fisik untuk seorang backpacker harus dilakukan. Jika ingin menjadi backpacker jangan lupa biasakan berolahraga. Minimal harus terbiasa untuk berjalan jauh hingga jogging ringan setiap pagi atau sore agar tidak cepat lelah ketika nanti melakukan backpacking, ya, Sahabat.

Menjadi seorang backpacker memang memiliki banyak manfaat dalam melakukan perjalanan wisata. Backpacker tidak akan diburu-buru ketika ke suatu tempat wisata seperti ketika berwisata dengan agen perjalanan sehingga bisa lebih banyak bercengkerama dengan warga sekitar atau lebih banyak mencicipi kuliner lokal yang ada. Terlebih ketika dilakukan sendirian, tidak perlu memperhatikan teman perjalanan, cukup bertanggung jawab dengan diri sendiri. Melatih mental dan skill dalam berkomunikasi serta bertahan sendirian deh!

Penulis: Nisa Maulan Shofa


Tag

Travel

Share This

Tips Sahabat

thumbnail

Tawarkan Beragam Keistimewaan, Ini 10 Tempat Liburan yang Asik di Malang

2020-10-29

Kota Malang yang cenderung memiliki suhu dingin kerap menjadi tujuan wisata bersama keluarga. Bahkan kota ini ternyata menjadi salah satu kota yang pasti mampu memberika

thumbnail

Hawai Waterpark Malang – Wahana Terbaik dan Tiket Masuk

2020-10-28

Malang menjadi daerah favorit di Jawa Timur untuk menghabiskan waktu berlibur. Malang bisa diibaratkan Puncak Bogor-nya Jawa Timur. Memilih Malang menjadi tempat destina

thumbnail

5 Makanan Khas Jepara yang Harus Sahabat Jadikan Oleh-oleh

2020-10-28

Buat para Sahabat pemburu makanan khas daerah, wajib mencoba makanan khas Jepara berikut ini. Tapi sebelumnya, apa Sahabat sudah mengetahui hal tentang Jepara? Jepara me

thumbnail

7 Tempat Camping di Puncak Bogor agar Tidak Melulu Menginap di Villa

2020-11-20

Berwisata ke Puncak Bogor tentu saja menjadi tujuan populer di kalangan masyarakat perkotaan. Udaranya yang sejuk dengan pemandangan asri membuat Puncak bisa meredakan lelah setelah berjibaku denga