Logo Daihatsu
EN | ID

Tips Sahabat

Bagikan
Apa itu Engine Coolant Temperature Sensor? Ini Fungsinya!
29 September 2023
Apa itu Engine Coolant Temperature Sensor? Fungsi dan Cara Kerjanya

Sejak beberapa tahun terakhir, mobil-mobil modern sudah mengadopsi berbagai sistem otomatis beserta sensor-sensor pendukung kinerja EFI (Electronic Fuel Injection). Salah satunya bernama Engine Coolant Temperature Sensor atau ECT. Lalu apa yang dimaksud dengan ECT ? Apa saja fungsinya? Dan bagaimana cara kerjanya? Untuk mengetahui jawaban dari beberapa pertanyaan tersebut, mari perhatikan pembahasan berikut ini.

Apa Itu Engine Coolant Temperature Sensor (ECT)?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, ECT merupakan bagian dari sensor pendukung kinerja EFI. ECT sendiri merupakan bagian dari komponen mesin yang terletak pada blok mesin. Tepatnya, pada bagian area saluran coolant air radiator atau di bawah rumah thermostat. Namun, ada beberapa mobil yang memiliki ECT di bagian water jacket blok silinder.

Fungsi ECT pada Mobil

Pada mobil, ECT memiliki fungsi dan peran penting. Berikut fungsi selengkapnya.

1. Pengukur dan detektor suhu cairan pendingin

ECT memiliki fungsi utama, sebagai pengukur dan detektor suhu cairan pendingin serta menyalakan kipas radiator. Ketika mesin panas maka ECT akan memberikan sinyal pada lampu indikator yang terdapat pada speedometer. Apabila suhu air pendingin terlalu panas atau melebihi batas normal suhu maka sinyal akan menyala. Sinyal tersebut akan mengirimkan perintah untuk menyalakan kipas radiator agar suhu mesin yang panas dapat diturunkan ke suhu yang normal.

2. Mencegah kerusakan komponen mobil lainnya

Seperti yang diketahui, suhu mesin yang terlalu panas dapat menimbulkan masalah overheat. Masalah tersebut berpotensi merusak komponen mobil lainnya, bahkan bisa membuat mobil terbakar. Dengan adanya ECT, maka suhu mobil yang panas dapat dinormalkan kembali sehingga overheat dapat dicegah. 

Cara Kerja ECT

Bicara mengenai cara kerja ECT, komponen ini memiliki mekanisme kerja yang cukup sederhana. Mekanisme kerja ECT dibantu dengan komponen elektronik lainnya seperti Thermistor type Negative Temperature Coefisien atau NTC. Nantinya, NTC akan menurunkan resistor secara langsung ketika suhu air pendingin meningkat. Begitu pula ketika suhu air pendingin menurun, maka resistor pada sensor akan meningkat. 

Perubahan suhu beserta perubahan resistensi pada bagian thermistor membuat potensial data ECT ke ECU juga mengalami perubahan. Ketika Anda menyalakan mobil, maka akan terjadi peningkatan suhu pada air pendingin. Di saat inilah sensor ECT mulai bekerja. Nantinya, sensor ECT akan mengirimkan sinyal ke bagian ECU, agar ECU memberikan perintah untuk menyalakan dan memutar kipas.

Apabila kipas pendingin tersebut tidak dapat menyala atau berputar maka peningkatan suhu air pendingin akan terus meningkat. Hal ini dapat menyebabkan mobil mengalami overheat. Selain overheat, masalah lain juga akan timbul. Mulai dari lampu check engine terus menyala, konsumsi bahan bakar menjadi boros, mesin bergetar, perubahan jarak tempuh, knalpot mengeluarkan asap hitam, hingga idle mesin semakin memburuk. 

Demikian pengertian dari sensor ECT, fungsi dan cara kerjanya. Agar sensor ECT mobil Anda tidak bermasalah, Anda perlu melakukan perawatan secara rutin. Anda bisa membersihkan radiator secara rutin, membersihkan kotoran dan debu yang menumpuk pada kipas radiator atau mengisi air radiator apabila air radiator sudah mulai habis. 

Jika perawatan yang Anda lakukan tidak membuahkan hasil, Anda bisa mengunjungi bengkel resmi Daihatsu untuk melakukan servis. Disini mobil Anda akan mendapatkan penanganan oleh mekanik ahli dan profesional. Selain itu suku cadang yang rusak juga akan diganti dengan suku cadang asli sehingga tidak mudah aus. 

Tips Sahabat Lainnya
Doa Bepergian Agar Selalu Dilindungi Allah SWT
Doa Bepergian Agar Selalu Dilindungi Allah SWT
Saat bepergian, biasakan untuk selalu mengawalinya dengan doa. Doa untuk memulai perjalanan adalah cara yang baik dan penting untuk memulainya dengan doa bepergian. Hal ini dikarenakan, tidak akan ada
Perbedaan Mesin Diesel dan Mesin Bensin
Perbedaan Mesin Diesel dan Mesin Bensin
Zaman terus bergulir dan perkembangan di dunia otomotif terus melaju. Beberapa dekade ke depan, perdebatan antara perbedaan mesin diesel dan mesin bensin akan dikalahkan dengan tren baru yang akan mun
Keuntungan dan Kerugian Mesin Diesel
Keuntungan dan Kerugian Mesin Diesel
Di dunia otomotif, kita mengenal dua jenis mesin. Yang pertama adalah mesin diesel dan yang kedua adalah mesin bensin. Di Indonesia sendiri kebanyakan mobil pribadi menggunakan mesin bensin. Sangat be
30 Komponen Karburator Mobil Dan Fungsinya
30 Komponen Karburator Mobil Dan Fungsinya
Bagi Sahabat pengguna mobil tua, tentu tidak asing lagi dengan komponen karburator mobil. Karburator ini tidak akan kita temukan pada kendaraan keluaran terbaru. Karena mobil yang diproduksi baru-baru

Booking Servis Melalui Aplikasi DaihatsuKu

Dapatkan penawaran menarik untuk layanan perawatan berkala pada kendaraan Anda

Logo PlaystoreLogo Appstore
Mockup Aplikasi DaihatsuKu
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang@ Hak Cipta 2024 PT Astra Daihatsu Motor