Tips Sahabat

Cara Pasang Alarm Mundur Mobil dengan Benar & Perawatannya

10 April 2025
Cara Pasang Alarm Mundur Mobil dengan Benar & Perawatannya

Alarm mundur mobil berfungsi untuk memudahkan Anda ketika hendak memarkir mobil. Terutama untuk Anda yang masih baru belajar mengendarai mobil dan masih belum terbiasa memperhitungkan jarak aman ketika parkir mobil. Jika Anda tertarik untuk memasang alarm ini secara mandiri, yuk perhatikan beberapa cara berikut ini. 

Cara Memasang Alarm Mundur Mobil yang Benar 

Ada beberapa cara yang perlu Anda perhatikan ketika hendak memasang alarm mundur mobil secara mandiri dengan benar. Berikut cara selengkapnya. 

1. Siapkan backup alarm

Sebelum melakukan pemasangan alarm mundur, Anda wajib mempersiapkan terlebih dahulu backup alarm. Backup tersebut sudah tersedia baut bertanda plus (+) dan minus (-). Dimana baut plus tersebut nantinya akan disambungkan ke jalur kabel bertegangan +12V/+24V. Sedangkan untuk baut minus bisa disambungkan ke kabel ground. 

2. Siapkan terminal bulat

Langkah selanjutnya, Anda bisa mempersiapkan terminal bulat dengan baut berbentuk angka delapan. Siapkan baut tersebut sebanyak dua buah agar bisa dipasang di baut plus dan baut minus.

3. Pasang kabel ke bagian terminal bulat

Langkah ketiga, Anda bisa memasang kabel ke bagian terminal dan baut berbentuk angka delapan. Ketika Anda memasang kabel tersebut, Anda wajib menggunakan kabel dengan warna yang berbeda agar lebih mudah membedakan jalur kabel. Contoh: Anda bisa menggunakan kabel berwarna merah untuk jalur positif (+) dan kabel berwarna cokelat untuk jalur kabel negatif (-)

4. Gunakan isolasi untuk menggulung bagian sambungan kabel

Langkah keempat, Anda bisa menggunakan isolasi untuk menggulung sambungan kabel pada bagian terminal bulat. Hal ini perlu Anda lakukan guna mencegah adanya korsleting ketika kabel baut tiba-tiba kendur.

5. Pasang kabel

Langkah kelima, Anda bisa memasang kabel berwarna merah pada bagian plus (+) backup alarm. Kemudian di bagian minus (-) backup alarm, pasang kabel berwarna cokelat.

6. Pasang backup alarm

Langkah keenam, pasang backup alarm dengan cara menyambungkannya ke bagian jalur kabel lampu mundur mobil yang terletak di bagian bawah dan belakang mobil. Cari posisi backup alarm terdekat, agar jalur kabel lampu mudah disambungkan. 

Anda bisa memasang kabel berwarna coklat ke bagian skun ring atau terminal bulat. Kemudian pasang pada bagian ground bodi mobil yang bertanda negatif (-). Selanjutnya, Anda cari jalur kabel positif (+) dari bagian lampu mundur yang nantinya akan dipasang kabel merah dari kutub positif (+) backup alarm. 

Perhatikan tespen aki apakah sudah menyala atau belum. Jika sudah menyala, tandanya jalur lampu mundur kutub positif (+) sudah Anda temukan. Dengan begitu, Anda bisa menyambungkan bagian tersebut dengan kabel berwarna merah.

7. Nyalakan lampu mundur

Langkah terakhir, Anda tinggal menyalakan lampu mobil mundur. Jika terdengar bunyi beep, maka pemasangan alarm lampu mundur dinyatakan sudah berhasil. 

Bagaimana, langkah-langkah di atas mudah Anda praktikan bukan? 

Baca Juga : Penyebab Sensor Parkir Mobil Tidak Bunyi & Solusinya

Tips Merawat Alarm Mundur Mobil Agar Awet

Agar alarm mundur mobil bisa awet dan selalu terjaga. Anda perlu menerapkan beberapa tips berikut ini.

1. Selalu menjaga kebersihan mobil

Ketika Anda mencuci mobil, Anda juga perlu membersihkan bagian sensor parkir mobil. Untuk membersihkan bagian tersebut, Anda bisa menyemprotkan air ke kotoran yang menempel di bagian sensor parkir. Kemudian lap dengan menggunakan kain lembut sampai bersih.

2. Hindari pengecatan di bagian sensor parkir mobil

Ketika Anda hendak mengganti warna mobil, Anda perlu memperhatikan dengan hati-hati bagian bumper belakang mobil. Karena pada bagian ini terdapat sensor parkir yang mampu mendeteksi jarak aman parkir dan sistem anti maling. Hindari pengecatan pada bagian tersebut agar tidak merusak fungsi sensor parkir. 

Cukup mudah sekali bukan? Jika Anda hendak membersihkan sensor parkir menggunakan air. Anda tidak dianjurkan menyemprotkan air tersebut terlalu lama dan menekan bagian sensor tersebut terlalu keras agar tidak menimbulkan korsleting. 

Tips Sahabat Lainnya
Kampas Rem Mobil Ganti Berapa KM? Ini Patokan dan Tanda-Tandanya
Kampas Rem Mobil Ganti Berapa KM? Ini Patokan dan Tanda-Tandanya
Rem adalah salah satu komponen paling vital di mobil, tapi justru sering luput dari perhatian sampai muncul atau pedal terasa aneh. Padahal, kampas rem yang sudah tipis bisa mengurangi daya pengerema
GIIAS 2026 Segera Tiba! Berikut Concept Cars Keren Yang Pernah Tampil di Booth Daihatsu!
GIIAS 2026 Segera Tiba! Berikut Concept Cars Keren Yang Pernah Tampil di Booth Daihatsu!
Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 akan segera hadir! Sebagai pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS selalu menjadi ajang yang paling dinanti-nantikan oleh para pecinta oto
5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Mengaktifkan SIM Digital
5 Alasan Mengapa Kamu Perlu Mengaktifkan SIM Digital
Mengaktifkan kini bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga memudahkan berbagai urusan administrasi berkendara. Melalui aplikasi Digital Korlantas Polri, Anda bisa mengakses identit
Apa yang Terjadi Jika Tekanan Angin Ban Terlalu Rendah? Simak Penjelasannya
Dampak Tekanan Angin Ban Mobil Terlalu Rendah
Banyak pengemudi baru menyadari tekanan ban bermasalah saat mobil terasa limbung, setir lebih berat, atau lampu TPMS menyala di dashboard. Salah satu yang sering terjadi yaitu tekanan ban terlalu rend
Semua Hak Dilindungi Undang-Undang @Hak Cipta 2026 PT Astra Daihatsu Motor | Daihatsu Sahabatku
Kebijakan Privasi
Hubungi Kami